Murid-murid jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMK Negeri 1 Klaten kembali menunjukkan keahlian teknisnya melalui metode Project Based Learning (PjBL). Proyek kali ini difokuskan pada penguatan infrastruktur digital di unit usaha sekolah, dengan tajuk “Instalasi Jaringan Fiber Optic (FO) di Alfamart SMKN 1 Klaten”.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi internal antar-jurusan, di mana para murid TJKT berperan sebagai teknisi profesional yang bertanggung jawab memastikan kelancaran koneksi data di area ritel sekolah tersebut.
Penerapan Standar Industri di Lapangan
Dalam proyek ini, para murid mempraktikkan kompetensi yang selaras dengan standar industri telekomunikasi. Beberapa tahapan teknis yang dilakukan meliputi:
-
Survei Jalur & Penarikan Kabel: Menentukan jalur kabel FO dari pusat server sekolah menuju gedung Alfamart dengan perhitungan jarak dan keamanan kabel yang akurat.
-
Splicing & Terminasi: Melakukan penyambungan inti core serat optik menggunakan fusion splicer guna mendapatkan redaman sinyal yang minimal.
-
Integrasi Perangkat: Menghubungkan jaringan FO ke perangkat switch dan access point untuk mendukung sistem kasir (POS) serta layanan internet di area Alfamart.
Mendukung Layanan Ritel Modern
Keberadaan jaringan Fiber Optic hasil kerja para murid TJKT ini sangat vital bagi operasional Alfamart SMKN 1 Klaten. Dengan koneksi yang lebih stabil dan cepat, proses transaksi keuangan serta pemutakhiran data stok barang menjadi jauh lebih efisien.
“Melalui proyek di Alfamart ini, murid belajar bahwa pekerjaan mereka berdampak langsung pada operasional unit usaha. Ini adalah pengalaman kerja nyata yang membentuk mentalitas profesional sebelum mereka terjun ke Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang sesungguhnya,” jelas salah satu guru pembimbing TJKT.
Kualitas Hasil Karya Anak Bangsa Skanika
Proyek ditutup dengan tahap pengujian performa jaringan (Quality of Service) yang menunjukkan hasil sangat baik. Keberhasilan instalasi ini membuktikan bahwa murid TJKT SMKN 1 Klaten tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga sangat kompeten dalam menangani teknologi mutakhir seperti Fiber Optic.